Minggu, 10 Mei 2020

PRODUKSI SIARAN DONGENG

09.59

PENGERTIAN DONGENG
Dongeng merupakan bentuk karya sastra lama yang bercerita mengenai
sesuatu kejadian yang sanggat luar biasa, dongeng merupakan bentuk cerita
tradisional atau cerita yang dismpaikan secara turun temurun dari nenek moyang.
Dongeng berfungsi untuk menyamapaikan ajaran moral untuk medidikserta
menghibur.
DONGENG DI RADIO
Seorang pendongeng yang ada di radio maupun di media lainnya mampu
menyampaikan atau memerankan banyak karakter, serta mengemas sebuah
dongeng sehingga dapat menghibur sekaligus menyampaikan sebuah pesan atau
sebuah informasi, serta edukasi bagi para penikamatnya. Pada dasarnya dongeng
di radio adalah ragam progam yang ada di dalam radio tersebut, seperti contohnya
di Radio Rasilima FM.
CONTOH RADIO DAERAH YANG MEMPUNYAI PROGRA DONGENG
Radio siaran pada dasarnya sebagai salah satu alat penyampai pesan
kepada khalayak dengan jangkauan yang luas untuk dijadikan sebuah
pengetahuan dan kemajuan dalam mengikuti perkembangan zaman. Karena pesan
yang disampaikan radio bersifat umum, serempak, sasaran pada khalayak secara
heterogen dan komunikator melembaga serta proses berlangsung satu arah.
1. Memperkenalkan Kaidah Tutur
Bahasa Lisan Sunda Dan Sastra Sunda Pada PendengarMedia massa salah
satunya radio mempunyai peranan sebagai media pelestari kebudayaan salah
satunya bahasa daerah. Karena radio berperan sebagai media memelihara,
memperluas, dan melancarkan kebudayaan. Dengan adanya program ini Mang
Jaya bisa menjelaskan bagaimana cara bertutur yang sesuai dengan kaidah bahasa

Sunda, karena kata-kata dalam bahasa Sunda beragam, dan bahkan ketika kita
mengucapkan kata yang tujuannya baik, tapi karena tata letak dan bahasanya tidak
sesuai dengan kaidah yang ada dalam bahasa Sunda, maka mengartikannya pun
akan berbeda.
Seperti pengalaman beliau ketika bertemu dalam sebuah acara dengan
salah satu pendengarsetia program acara dongeng Enteng Mang Jaya. Secara tidak
langsung adanya program dongeng tersebut mengajarkan pendengar bagaimana
tata bahasa Sunda yang benar dan sesuai kaidah bahasa Sunda, karena model
penyajian dalam dongeng tersebut berbentuk percakapan. Sehingga pendengar
diberikan contoh tata bahasa yang seharusnya mereka ucapkan ketika
berkomunikasi yakni menggunakan undak usuk bahasa (tata cara bahasa hormat).
Karena di dalam bahasa Sunda tutur kata Sunda untuk diri sendiri, kepada orang
lain, dan kepada teman sebaya itu berbeda. Sehingga dengan adanya dongeng ini
memberikan penerangan atau penjelasan bagi pendengar program acara dongeng
enteng Mang Jaya.
2. Sebagai Media Pendidikan
program acara dongeng enteng Mang Jaya juga berperan sebagai media
pendidikan bagi pendengarnya karena dari setiap dongeng yang diceritakan selalu
mempunyai amanat atau nasihat yang disampaikan kepada para pendengarnya.
Agar pendengar bisa mengambil hikmah dalam isi dongeng yang disampaikan,
sehingga di samping sebagai hiburan, dongeng pun bisa dijadikan sebagai media
pengetahuan dan pendidikan serta menjadi bahan renungan pendengar mengenai
gambaran kehidupan yang kita jalani, sehingga tidak menyalahi aturan agama dan
negara. memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pendengar, dalam hal
menggunakan hak mereka, untuk mendapatkan hiburan dan informasi berupa
penerangan dan pendidikan. Jika dilihat dalam kacamata dakwah bawa pada
program dongeng enteng Mang Jaya bisa dijadikan pula sebagai media dakwah,
hal tersebut bisa kita dengar dari dongeng yang disampaikan yang mengandung
nasihat atau amanat, isi tersebut bisa dikatakan pesan dakwah.

3. Pemilihan Waktu Siaran
Pemilihan waktu tayang dongeng Enteng Mang Jaya disesuaikan dan
diarahkan agar bisa menarik khalayak yang banyak. Maka dalam hal ini
programer harus merancang dan menganalisa bagaimana program tersebut bisa
didengar oleh semua kalangan.
Penting sekali untuk dijadikan pemikiran oleh penta acara siaran, karena
pendengar pada waktu-waktu tertentu, berbeda-beda kebiasaannya dalam
kehidupan sehari- hari. Agar dongeng Enteng Mang Jaya ini bisa didengar oleh
semua kalangan, maka penempatan waktu dipilih pada sore dan malam hari, pada
pukul 15.00 – 16.00 WIB, dinamakan Dongeng Enteng Pasosore dan pada pukul
20.00 – 21.00 WIB, dinamakan Dongeng Enteng Mang Jaya wengi. Program
siaran dongeng ini sangat cocok didengarkan saat santai atau waktu istirahat para
pendengar setelah seharian melaksanakan aktivitas.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2016 HASAN ARRIZQI. All rights resevered. Designed by Templateism | Blogger Templates

Back To Top